Indonesia Perkuat Sertifikasi Minyak Sawit Menuju Pengakuan di Uni Eropa. #ViceMinisterFachir opened Securing Access to EU's Market by Strengthening Sustainable Palm Oil in RI (28/6) Perdana Menteri Bangladesh, Sheikh Hasina meresmikan pengoperasian Sonar Bangla Express rute antar kota Dhaka-Chittagong-Dhaka. Gerbong kereta api tersebut merupakan hasil karya PT INKA yang dibeli oleh Railway Bangladesh sebanyak 150 unit. Denpasar - LOT Polish Airlines memulai penerbangan langsung dari Warsawa ke Denpasar. Ini merupakan momen bersejarah bagi dunia pariwisata Indonesia terhadap Polandia. #TEI2016 Trade Expo Indonesia dijadwalkan akan kembali digelar pada tanggal 12-16 Oktober 2016. #WamenluFachir jg bertemu dg pelaku usaha Serbia, jelaskan peluang & potensi bisnis di Indonesia #DiplomasiEkonomi. #WamenluFachir melakukan pertemuan dengan Presiden Serbia, Y. M. Tomislav Nikolić (10/11). #WamenluFachir & Presiden Serbia sepakat u/ tingkatkan kerja sama kedua negara. Presiden Serbia jg sampaikan rencana kunjungan ke Indonesia. #WamenluFachir meminta Presiden Serbia u/ kurangi tarif masuk komoditas Indonesia ke pasar Serbia. #DiplomasiEkonomi #DiplomasiUntukRakyat #InfoKemendag Jumlah pengunjung TEI 2015: ±14.000 org dan 2.000 exhibitors. Total Transakasi : USD 909 Juta. #InfoKemendag 5 Produk yang diminati adalah Tekstil dan Produk Tekstil, Furniture, Makanan Olahan, Kopi dan Produk Kimia. #KBRI Hanoi selenggarakan Indonesia Trade Fair and Business Forum di Hanoi. Info lengkap hubungi itfhanoi.2015@gmail.com
Rabu, 08 April 2015 07:00

Perdagangan

Tren perdagangan global mendatang tidak hanya akan dipengaruhi oleh perdagangan barang, tetapi juga perdagangan jasa yang diperkirakan akan terus meningkat dan menjadi bagian penting dari mesin pertumbuhan global. Meningkatnya perdagangan jasa internasional ini, antara lain, didorong oleh perkembangan jaringan produksi regional dan global yang mendorong peningkatan intra-industry trade antarnegara pemasok. Dalam hal ini, jasa berperan sebagai faktor pendukung dan penunjang proses produksi, seperti jasa logistik dan distribusi, transportasi, dan keuangan.

Dalam rangka meningkatkan daya saing ekspor barang dan jasa nasional, perdagangan luar negeri Indonesia pada periode 2015-2019 diarahkan untuk mencapai sasaran berikut:

  1. pertumbuhan eskpor produk non-minyak dan gas bumi (migas) rata-rata sebesar 11,6% per tahun;
  2. rasio ekspor jasa terhadap Produk Domestik Bruto (PDB) rata-rata sebesar 3,0% per tahun;
  3. peningkatan pangsa ekspor produk manufaktur menjadi sebesar 65%.

Untuk mencapai sasaran tersebut, kebijakan perdagangan diarahkan guna meningkatkan daya saing produk eskpor non-migas dan jasa melalui peningkatan nilai tambah dan kualitas agar lebih kompetitif di pasar internasional, serta optimalisasi upaya pengamanan perdagangan untuk mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan. Kebijakan tersebut dilakukan melalui empat pilar strategi, yaitu:

  1. menjaga dan meningkatkan pangsa pasar produk Indonesia di pasar ekspor utama (market maintenance);
  2. meningkatkan pangsa pasar ekspor di pasar prospektif (market creation);
  3. mengidentifikasi peluang pasar ekspor produk dan jasa potensial (product creation), dan
  4. meningkatkan fasilitasi ekspor dan impor untuk mendukung daya saing produk nasional (export facilitation and import management).

Strategi pembangunan untuk mendorong pengembangan perdagangan luar negeri juga mencakup sektor jasa prioritas, yang meliputi:

  1. jasa pendorong ekspor nonmigas: transportasi, pariwisata, konstruksi; dan
  2. jasa yang mendukung fasilitasi perdagangan dan produktivitas ekonomi: logistik, distribusi, dan keuangan.

(Sumber: RPJMN 2015-2019)

TARGET EKSPOR 2019 MENURUT NEGARA TUJUAN

TARGET EKSPOR 2019 BERTUMPU PADA PRODUK MANUFAKTUR

  1. Peningkatan ekspor dilakukan dengan fokus pada Produk Elektronik, TPT, Produk Kimia, Produk Kayu & Furniture, dan Produk Logam, yang memiliki permintaan dunia tinggi dan merupakan produk bernilai tambah tinggi berbasis industri serta sektor berbasis tenaga kerja.
  2. Berdasarkan permintaan dunia yang tinggi, Otomotif dan Mesin-Mesin merupakan produk yang harus didorong meskipun kemampuan di domestik masih relatif rendah.

STRATEGI PENGEMBANGAN EKSPOR

  1. Strategi pengembangan ekspor akan disesuaikan dengan karakteristik pasar tujuan ekspor masing-masing;
  2. Mengoptimalkan hasil market intelligence dari perwakilan Indonesia di luar negeri sebagai masukan dalam pengembangan produk, identifikasi peluang pasar, informasi kebutuhan produk, mengetahui hambatan perdagangan, serta sistem jaringan logistik dan distribusi, dalam menentukan dan menyusun strategi yang tepat dan efektif;
  3. Melakukan program promosi yang terpadu dan tersinergi, baik antar kementerian pemerintah, maupun sektor pelaku usaha dan pelaku ekspor melalui pameran dagang, misi dagang, instore promotion, buying mission dan misi pembelian serta menyelenggarakan pameran internasional di dalam negeri misalnya Trade Expo Indonesia, agar jumlah pelaku usaha yang dapat ikut lebih banyak dengan biaya yang murah;
  4. Membangun pusat-pusat promosi di negara akreditasi baik yang dilakukan oleh pemerintah maupun mendorong keikutsertaan/ partisipasi swasta sebagai windows of Indonesia/ etalase produk Indonesia langsung di negara target pasar, baik melalui House of Indonesia, Inkubasi Bisnis, Trading House, Indonesia Inc., Windows of Indonesia (WOI) dan Permanent Trade Display;

 

Read 5415 times Last modified on Kamis, 07 Mei 2015 12:27

Login

Masuk Daftar

Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Create an account

Fields marked with an asterisk (*) are required.
Name *
Username *
Password *
Verify password *
Email *
Verify email *

Kode QR

Bahasa / Language

Pencarian

Pengunjung

TodayToday258
YesterdayYesterday245
This_WeekThis_Week1062
This_MonthThis_Month5162
All_DaysAll_Days129401

Kementerian Perdagangan