KEBIJAKAN PERDAGANGAN BARANG INTERNASIONAL

Gambaran Umum

Perdagangan internasional diatur melalui sebuah organisasi internasional yang dinamakan World Trade Organization (WTO) yang dibentuk berdasarkan Marrakesh Agreement tahun 1994. WTO bertujuan membentuk sistem perdagangan multilateral (multilateral trading system) yang terbuka,adil,terprediksi, non-diskriminatif, dan transparan.

WTO yang beranggotakan 164 negara anggota, secara umum mengatur mengenai perdagangan barang, perdagangan jasa, dan kekayaan intelektual. Hal ini dilakukan melalui persetujuan yang berisi aturan-aturan dasar perdagangan internasional yang sifatnya mengikat dan merupakan hasil perundingan para anggota WTO, termasuk General Agreement on Tariffs and Trade (GATT), General Agreement on Trade in Services (GATS), dan Agreement on Trade Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPs).

WTO memiliki 4 fungsi utama, yaitu 1) sebagai forum untuk menfasilitasi implementasi administrasi dan pelaksanaan persetujuan WTO, serta persetujuan-persetujuan multilateral dan plurilateral terkait lainnya, 2) sebagai forum perundingan perdagangan antara anggota yang bersifat permanen, 3) sebagai forum penyelesaian sengketa perdagangan antar anggota melalui Dispute Settlement Mechanism (DSM), dan 4) sebagai forum pengawasan kebijakan perdagangan anggotanya melalui Trade Policy Review Mechanism (TPRM).